sponsor

Selasa, 15 Maret 2016

Motivasi Usaha untuk calon Wirausahawan


Assalamualaikum Salam Sejahtera,
Beberapa waktu yang lalu pernah copas mengenai jenis usaha, baik usaha jasa atau usaha dagang. Berikut ini saya akan memberikan beberapa kiat agar usaha kita terus maju pantang mundur. Baiklah untuk mengetahuinya silahkan simak kiat-kiat berikut ini:

REALISTIS
Ada berbagai macam jenis usaha saat ini baik yang berbentuk konvensional maupun online, cobalah untuk realistis dengan meluangkan waktu untuk melihat dan mempelajari model bisnis dan usaha yang berhasil disekitar Anda, setelah itu pilihlah jenis usaha yang menjadi “Passion” Anda, karena pengalaman dari para pengusaha ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga dan membuat anda lebih realistis dalam menghadapi berbagai hambatan saat menjalani usaha.

CARILAH MITRA USAHA
Bila Anda tidak memiliki modal usaha yang cukup besar, maka carilah mitra usaha, baik yang berasal dari keluarga sendiri, sahabat, ataupun orang yang dapat memperlancar usaha Anda, hal ini cukup penting karena bila usaha pertama Anda gagal, maka Anda tidak akan benar-benar bangkrut atau dikerja hutang yang menumpuk.

BEKERJA LEBIH KERAS
Saat memulai usaha bekerjalah lebih keras dari biasanya, lupakan sementara urusan pribadi, lembur bahkan menjadi rutinitas sehari-hari Anda, karena belum mampu merekrut karyawan. Jadi Anda merupakan bos sekaligus karyawan itu sendiri. kerja keras inilah yang akan membuat Anda menghargai kesuksesan Anda kelak.

WAKTU ADALAH UANG
Waktu tidak akan terulang dan terus berjalan, maka dari itu harga setiap waktu yang Anda miliki dengan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk berkreativitas, bahkan bila perlu berilah nilai rupiah untuk waktu yang Anda investasikan untuk pekerjaan Anda. Sebaiknya hentikanlah segera kebiasaan membuang waktu (bermalas-malasan) atau batasi waktu Anda untuk bersenang-senang untuk kepentingan diri sendiri. Lebih baik Anda berusaha untuk menjadi lebih kreatif dalam menciptakan berbagai peluang usaha untuk melebarkan sayap usaha Anda, dengan menciptakan berbagai produk atau jasa yang lebih inovatif.

UTAMAKAN PRODUK ATAU JASA YANG BERKUALITAS
Mengetahui dengan baik kualitas produk atau jasa yang Anda jugal sangatlah penting, karena Anda akan mendapatkan saingan yang cukup banyak di dunia usaha, maka dari itu memulai usaha baru yang mungkin tidak pernah dilirik oleh orang lain disertai dengan kualitas yang baik akan membuat calon konsumen tidak ragu untuk mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk bisa menggunakan produk atau jasa Anda.

KETAHUI SEMUA PENGELUARAN DASAR USAHA ANDA
Pengeluaran dasar usaha seperti listrik, air, sewa tempat usaha, printer, kerta, tinta dan yang lainnya merupakan hal yang harus Anda ketahui dengan baik agar bisa menentukan pendapatan yang harus Anda dapatkan setiap hari untuk menutupi pengeluaran tersebut, sekaligsu menjadi motivasi tersendiri untuk bisa meningkatkan pendapatan.

GUNAKANLAH TEKNOLOGI YANG TERBARU
Perkembangan teknologi terus terjadi hampir setiap hari, dan salah satu cara untuk lebih unggul dibandingkan dengan pesaing kita adalah dengan memanfaatkan secara maksimal teknologi terbaru berbiaya rendah yang terdapat dipasaran. Teknologi juga dapat membuat Anda mampu bersaing dengan perusahaan besar. Penggunaan teknologi juga dapat membuat proses pekerjaan menjadi lebih efesien dan efektif, sehingga Anda tidak perlu merekrut karyawan yang terlalu banyak.

REKRUT KARYAWAN YANG MEMILIKI SIKAP MENTAL YANG BAIK
Saat usaha Anda sudah memerlukan bantuan orang lain, maka sebaiknya rekrut karyawan dengan hati-hati dengan memperhatikan sikap mental dan psikologis karyawan, jangan sampai karyawan tersebut bukannya membuat pekerja menjadi lebih mudah dan cepat selesai, akan tetapi malah menghalangi dan memperlambat usaha Anda untuk meraih visi dan misinya.

UTAMAKAN PERLAKUAN YANG BERSAHABAT DAN RAMAH
Perlakukan mitra kerja dan konsumen dengan bersahabat dan ramah untuk meninggalkan kesan yang baik, menjaga hubungan baik dan yang terpenting berharap bisa mendapatkan peningkatan jumlah konsumen di masa depan. Hubungan yang baik dengan mitra usaha dan konsumen juga menjadi salah satu modal yang penting bagi sebuah usaha.

BEKERJA KARENA RASA CINTA (HOBBY)
Bekerja karena hobby dan rasa cinta rasa dan hasilnya akan berbeda dengan bekerja hanya karena digaji. Passion atau semangat merupakan obat yang sangat manjur disaat usaha mengalami hambatan, mendapatkan banyak pesaing ataupun harus menghadapi keadaan ekonomi yang sedang tidak stabil. Dimana orang lain akan merasa putus asa, Anda malah tetap bekerja dengan semangat meskipun hasilnya sedikit. Stamina dan kekuatan mungkin terbatas namun passion muncul dari dalam jiwa yang menikmati setiap detik dari pekerjaan yang dilakukan.

MEMILIKI MIMPI YANG BESAR
Mimpi membahagiakan keluarga dan orang-orang yang dicintai merupakan motivasi terbesar dalam bekerja. Bahkan bila Anda harus dihadapkan dengan berbagai kesulitan yang nampak muncul bersamaan, mimpi bisa menjadi penyemangat untuk segera mencari jalan keluar dan menjadi pribadi yang lebih kreatif dalam menciptakan jenis usaha yang mungkin belum dilirik oleh orang lain sama sekali.

SELALU BERUSAHA MENJADI YANG TERBAIK
Dalam bekerja keras untuk menghasilkan produk dan menyediakan jasa untuk konsumen Anda, sebaiknya berikanlah yang terbaik, dan pertahankanlah secara konsisten, maka Anda akan merlihat kekuatan word of mouth (kabar dari mulut ke mulut) akan mulai menyebar dan memperlihatkan hasilnya kepada Anda.

SELALU BERDOA
Usaha haruslah diiringi dengan Do’a. Apapun kepercayaan Anda, selalulah berusaha yang diiringi dengan Do’a. Karena semua usaha yang sudah kita jalankan harus selalu berharap kepada sang maha pencipta yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa.
Demikianlah Rahasia Orang Kaya yang bisa membuat Anda termotivasi untuk bisa lebih bersemangat lagi dalam bekerja dan berusaha secara lahir dan batin.

Minggu, 29 November 2015

Bisnis untung besar, yang hanya dengan sedikit modal. Mungkinkah????



Contoh Usaha dengan sedikit modal untung melimpah




1.    Usaha jasa
Menjadi seorang agen penjualan properti yang meliputi  tanah dan rumah adalah merupakan usaha atau bisnis dengan sedikit modal dengan keuntungan melimpah. Caramemulainya bisa dari menjualkan tanah atau rumah tetangga yang akan di jual. Datangilah tetangga anda , cobalah untuk bernegosiasi , jika anda bisa menjualkan berapakah komisi yang akan di terima. Biasanya 2.5% dari harga jual atau dengan kesepakatan lain. Intinya setelah anda menjualkan properti tersebut anda dapat mendapatkan penghasilan. 
Selain cara tersebut banyak cara lain yaitu dengan jalan-jalan untukmencari properti orang yang akan di jual. Datangilah Calon penjual dan buatlah surat perjanjian diatas materai, katakan kepada pihak penjual bahwa anda dapat menjualkan properti dengan komisi 2,5%. Jika si penjual setuju, mulailah untuk mencarikan pembeli nya. Buatlah iklan di Olx.com untuk menjualkan properti tersebut. Dengan beriklan berarti bukan tanpa modal ya, tetap mengeluarkan modal minimal untuk beli kuota internet. Inilah salah satu triknya, coba praktekkan ya, hehe.....goodluck semoga berhasil.

2.    Cara konsinyasi
Apakah pengertian konsinyasi?  Waktu saya kuliah dulu konsinyasi hampir sama dengan barang titipan . Kurang lebih pengertianya  begini : carilah pedagang yang akan menjual barang dagangan bisa berupa pakaian, tas, jam tangan, barang elektronik dan lain-lain. Dekatilah dan tanyakan kepada penjual   bagaimana jika anda dapat menjualkan barang-barang tersebut  dan apa syaratnya. Biasanya anda harus bisa menjadikan si penjual percaya kepada anda terlebih dahulu. Setelah penjual percaya kepada anda, baru anda bisa menjualkan produknya. Bagaimana agar penjual percaya kepada anda? Banyak faktor dan banyak cara agar penjual mempercayai anda. Misalnya penjual adalah sahabat anda yang sudah lama mempercayai anda. Atau penjual adalah temen saudara anda. Atau juga anda perlu menjaminkan sesuatu misalnya BPKB motor anda untuk jaminan agar penjual percaya kepada anda. Selanjutnya terserah cara anda agar penjual percaya kepada anda. 

3.    Affiliate
Yang dimaksud dengan affiliate adalah syarat penjualan barang / jasa orang lain dengan menjadi member / anggota terlebih dahulu. Bisa dengan secara member gratis atau dengan berbayar. Biasanya penjualan ini dilakukan secara online melalui internet. Barang / jasa yang di jual sangat banyak, bisa berupa Ebook, jasa pembuatan website, fasion dan masih bayak lagi. Apakah Anda tertarik silahkan coba sendiri bagi yang hobi browsing di dunia maya.

4.    Menjadi penulis yang handal
Apakah anda hobi menulis sebuah artikel? Apakah anda memiliki hobi dan bisa menuliskannya menjadi sebuah cerita atau artikel yang menarik? Jika jawabannya ya.  Bacalah terus artikel ini. Untuk menjadi seorang penulis yang baik dan mudah di mengerti oleh pembacanya, buatlah sesuatu yang menarik yang di butuhkan oleh para pembacanya. Buatlah blog sebagai ajang untuk menulis artikel yang akan diterbitkan bisa di blogsport atau di wordpres gratisan. Setelah Anda menguasai hobi dan artikel yang di tulis minimal 30 artikel. Coba daftarkan blog Anda di Google Adsend. Carilah artikel yang berkaitan dengan Google Adsend. Anda akanmendapatkan uang dollar untuk setiap pengunjung yang mengklik iklan Google Adsen di blog Anda.

Sabtu, 28 November 2015

Cara mencari pekerjaan impian

DREAM  WORKING

Banyak cerita dari teman, sahabat ataupun dari berita, sekarang ini lagi banyak pengangguran dimana-mana. Banyak pabrik yang bangkrut lalu tutup. karyawan dirumahkan alias di PHK. Sehingga banyak yang bingung mencari pekerjaan. Ada yang stres, galau, sampai ada yang nekat mencuri atau jadi begal.
Sebenarnya Tuhan telah menciptakan semua makluknya dengan di berikan rezeki untuk menyambung hidupnya. Contohnya semut, semut walaupun kecil, tidak memiliki pikiran, tetapi memiliki naluri lapar, Tuhan juga telah memberikan makanan untuk kehidupannya. Contohnya lagi burung emprit yang kecil, Tuhan juga telah menciptakan untuknya makanannya yaitu jangkrik, semut, ulat kecil, dll.

Kita sebagai manusia yang maha sempurna, seharusnya lebih pintar dari beberapa hewan yang telah di contohkan tsb. Karena manusia lebih sempurna dari pada hewan. Manusia memiliki otak untuk berfikir, memiliki keahlian dan ilmu untuk berbuat kebaikan. Bukan malah sebaliknya.

Eee...malah cerita ngalor ngidul gak karuan. Mari kembali ke topik bahasan yaitu cara mencari pekerjaan impian. Banyak yang sudah ada pekerjaan, katanya tidak cocok. Ada yang mengatakan gajinya kurang. Ada yang mengatakan ini dan itu.

Terus bagaimana cara menyingkapi berbagai masalah tersebut? Cocok atau tidaknya suatu pekerjaan harus kita pikirkan secara cermat dan teliti, jangan sampai salah langkah dalam mengambil keputusan. Bisa-bisa jadi pengangguran. Jangan deh, jangan sampai.

Lebih baik melakukan pekerjaan yang sekarang ada, biarpun gaji kecil atau kurang cocoknya suatu pekerjaan, dari pada menjadi pengangguran. Sambil mencari pekerjaan yang cocok dan bergaji lebih besar.

Untuk meraih pekerjaan yang cocok dan bergaji lebih besar, ada beberapa faktor yang harus dimiliki oleh setiap orang yaitu :

1. Mainset
Mainset adalah bagaimana pikiran seseorang agar menjadi seorang yang sukses melalui pekerjaan yang diinginkannya. So gimana??? yaitu selalu berpikiran positif dengan cara mengenali diri sendiri. Coba duduk dan  bayangkan (selama 10 menit) dan kembali kemasa lalu, Apa sebenarnya keinginan masa depan Anda. Apa yang sudah dilakukan saat itu. Adakah keahlian yang tersembunyi baik berupa hobi atau kreativitas dimasa lalu yang mungkin bisa dikembangkan saat ini.

2. Selalu percaya diri (Optimis)
Seseorang yang selalu berpikiran positif, percaya diri terhadap kemampuannya, akan semakin mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan. Jika anda ingin menjadi orang yang sukses, bermimpilah untuk sukses. Bayangkan, visualisasikan setiap pagi sebelum bekerja, bahwa anda bisa sukses seperti yang anda impikan.  Pelajari semua ilmu yang telah anda dapatkan dan carilah hal-hal yang baru yang menjadi daya tarik minat Anda.

3. Do'a
Apapun kepercayaan anda, jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena semua yang mengabulkan impian dan keinginan anda adalah Tuhan. Kita diciptakan oleh Tuhan, sudah seharusnya kalau kita memohon doa dan meminta kesuksesan padaTuhan.

Demikianlah sedikit post silahkan di share.
 
 







Senin, 12 Oktober 2015

Hukum jual beli secara kredit dan tatacaranya menurut Islam



Hukum Jual beli cicilan / kredit

1. Pengertian Jual Beli Kredit
Jual Beli Kredit / Angsuran / Cicilan / Tidak Tunai adalah: transaksi jual-beli, dimana barang diterima pada waktu transaksi dengan pembayaran tidak tunai  dengan harga yang lebih mahal daripada harga tunai serta Pembeli melunasi kewajibannya dengan cara angsuran tertentu dalam jangka waktu tertentu. (1)
Hakikat membeli barang secara kredit adalah membeli barang dengan cara berutang. Utang tidak dianjurkan dalam syariat islam kecuali seseorang sangat membutuhkan barang tersebut dan ia merasa mampu untuk melunasinya. Maka tidak dianjurkan seorang muslim untuk membeli barang yang merupakan kebutuhan mewah secara kredit.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَا تُخِيفُوا أَنفُسَكُم بَعدَ أَمِنها. قَالُوا: و مَا ذَالِكَ يَا رَسُولَ الله؟ قَل: الدَّينُ 
Jangan kalian berikan rasa takut kedalam diri kalian setelah diri itu tenang! Para sahabat bertanya, "apa hal tersebut, wahai Rasulullah? Beliau bersabda, "Utang" (HR Ahmad, derajat Hasan) 
2. Hukum Jual-Beli Kredit
2.1. Harga Angsuran Lebih Mahal dari Harga Tunai
2.1.1. Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amru bin Al‘Ash radhiallahu ‘anhuma.
أن رسول الله صلى الله عليه و سلم أمره أن يجهز جيشا قال عبد الله بن عمرو وليس عندنا ظهر قال فأمره النبي صلى الله عليه و سلم أن يبتاع ظهرا إلى خروج المصدق فابتاع عبد الله بن عمرو البعير بالبعيرين وبالأبعرة إلى خروج المصدق بأمر رسول الله صلى الله عليه و سلم. رواه أحمد وأبو داود والدارقطني وحسنه الألباني 
(2)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash untuk mempersiapkan suatu pasukan, sedangkan kita tidak memiliki unta tunggangan, Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkanku untuk membeli tunggangan dengan pembayaran ditunda (tidak tunai) hingga datang saatnya penarikan zakat. Maka Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash pun seperintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membeli setiap ekor unta dengan harga dua ekor unta yang akan dibayarkan ketika telah tiba saatnya penarikan zakat." (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Ad Daraquthni dan dihasankan oleh Al Albani) (3),dan "...maka aku beli seekor unta dengan dua/tiga ekor unta yang lebih muda yang dibayar setelah unta zakat datang. Tatkala unta zakat datang maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membayarnya" (HR Ahmad, sanad hadits ini dinyatakan shahih oleh Ar Nauth) (4)
- Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata:
قال ابن عباس رضي الله عنهما: لا بأس أن يقول: السلعة بنقد بكذا وبنسيئة بكذا، ولكن لا يفترقان إلا عن رضا
"seseorang boleh menjual barangnya dengan mengatakan: barang ini harga tunainya sekian dan tidak tunainya sekian, akan tetapi tidak boleh Penjual dan Pembeli berpisah melainkan mereka telah saling ridha atas salah satu harga" (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, jilid IV, hal 307)
- Fatwa Syaikh Abdul Azis bin Baz rahimahullahu berkata:
"jual-beli kredit hukumnya boleh, dengan syarat bahwa lamanya masa angsuran serta jumlah angsuran diketahui dengan jelas saat aqad, sekalipun jual-beli kredit biasanya lebih mahal daripada jual-beli tunai..." (Majmu' Fatawa Ibnu Baz , jilid XIX, hal 105)     
- Dr. Muhamad Arifin Badri, MA hafizhahullahu menjelaskan:
Pada kisah ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan sahabat Abdullah bin ‘Amer Al ‘Ash untuk membeli setiap ekor onta dengan harga dua ekor onta dengan pembayaran dihutang. Sudah dapat ditebak bahwa beliau tidak akan rela dengan harga yang begitu mahal, (200 %) bila beliau membeli dengan pembayaran tunai. Dengan demikian, pada kisah ini, telah terjadi penambahan harga barang karena pembayaran yang ditunda (terhutang). (5)
- Dr. Erwandi Tarmizi, MA hafizhahullahu menjelaskan:
Dalam hadits diatas dinyatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membenarkan menukar seekor unta yang diterima tunai dengan dua/tiga ekor unta yang dibayarkan nanti setelah unta zakat datang. Ini jelas menunjukkan bahwa boleh menjual barang dengan cara tidak tunai dengan harga yang lebih mahal dari pada tunai. (6)

2.2. Beberapa dalil-dalil lainnya yang membolehkan aqad jual-beli kedit:
2.2.1. Keumuman firman Allah Ta’ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمّىً فَاكْتُبُوهُ. البقرة: 282
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.” (Qs. Al Baqarah: 282)

Ayat ini adalah salah satu dalil yang menghalalkan adanya praktek hutang-piutang, sedangkan akad kredit adalah salah satu bentuk hutang, maka dengan keumuman ayat ini menjadi dasar dibolehkannya perkreditan. (5)
2.2.2. Hadits riwayat ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha.
اشترى رسول الله صلى الله عليه و سلم من يهوديٍّ طعاماً نسيئةً ورهنه درعَه. متفق عليه
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membeli sebagian bahan makanan dari seorang yahudi dengan pembayaran dihutang, dan beliau menggadaikan perisai beliau kepadanya.” (Muttafaqun ‘alaih)
Pada hadits ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membeli bahan makanan dengan pembayaran dihutang, dan sebagai jaminannya, beliau menggadaikan perisainya. Dengan demikian hadits ini menjadi dasar dibolehkannya jual-beli dengan pembayaran dihutang, dan perkreditan adalah salah satu bentuk jual-beli dengan pembayaran dihutang.
2.2.3. Keumuman hadits salam (jual-beli dengan pemesanan).
Diantara bentuk perniagaan yang diijinkan syari’at adalah dengan cara salam, yaitu memesan barang dengan pembayaran di muka (kontan / 100%). Transaksi ini adalah kebalikan dari transaksi kredit. Ketika menjelaskan akan hukum transaksi ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mensyaratkan agar harga barang tidak berubah dari pembelian dengan penyerahan barang langsung. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya bersabda:
من أسلف فليسلف في كيل معلوم ووزن معلوم إلى أجل معلوم. متفق عليه
“Barang siapa yang membeli dengan cara memesan (salam), hendaknya ia memesan dalam takaran yang jelas dan timbangan yang jelas dan hingga batas waktu yang jelas pula.” (Muttafaqun ‘Alaih)
Pemahaman dari empat dalil di atas dan juga lainnya selaras dengan kaedah dalam ilmu fiqih, yang menyatakan bahwa hukum asal setiap perniagaan adalah halal. Berdasarkan kaedah ini, para ulama’ menyatakan bahwa: selama tidak ada dalil yang shahih nan tegas yang mengharamkan suatu bentuk perniagaan, maka perniagaan tersebut boleh atau halal untuk dilakukan.
Adapun sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
من بَاعَ بَيْعَتَيْنِ في بَيْعَةٍ فَلَهُ أَوْكَسُهُمَا أو الرِّبَا. رواه الترمذي وغيره
“Barang siapa yang menjual dua penjualan dalam satu penjualan maka ia hanya dibenarkan mengambil harga yang paling kecil, kalau tidak, maka ia telah terjatuh ke dalam riba.” Riwayat At Tirmizy dan lain-lain, maka penafsirannya yang lebih tepat ialah apa yang dijelaskan oleh Ibnul Qayyim dan lainnya (  Sebagaimana beilau jelaskan dalam kitabnya I’lamul Muwaqqiin dan Hasyi’ah ‘ala Syarah Sunan Abi Dawud) , bahwa makna hadits ini adalah larangan dari berjual beli dengan cara ‘inah. Jual beli ‘Innah ialah seseorang menjual kepada orang lain suatu barang dengan pembayaran dihutang, kemudian seusai barang diserahkan, segera penjual membeli kembali barang tersebut dengan dengan pembayaran kontan dan harga yang lebih murah.
2.2.4. Hadits Bariroh : 
Dari Aisyah radhiyallahu 'anha berkata : “Sesungguhnya Bariroh datang kepadanya minta tolong untuk pelunasan tebusannya, sedangkan dia belum membayarnya sama sekali, Maka Aisyah berkata padanya : “Pulanglah ke keluargamu, kalau mereka ingin agar saya bayar tebusanmu namun wala’mu menjadi milikku maka akan saya lakukan.” Maka Bariroh menyebutkan hal ini pada mereka, namun mereka enggan melakukannya, malah mereka berkata : “Kalau Aisyah berkehendak untuk membebaskanmu dengan hanya mengharapkan pahala saja, maka bisa saja dia lakukan, namun wala’mu tetap pada kami.” Maka Aisyah pun menyebutkan hal ini pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau pun bersabda : “Belilah dia dan merdekakanlah karena wala’ itu kepunyaan yang memerdekakan.”Dalam sebuah riwayat yang lain : “Bariroh berkata : “Saya menebus diriku dengan membayar 9 uqiyah, setiap tahun saya membayar satu uqiyah.” (HR. Bukhori 2169, Muslim 1504) 
Segi pengambilan dalil : Dalam hadist ini jelas bahwa Bariroh membayarnya dengan mengkredit karena dia membayar sembilan uqiyah yang dibayar selama sembilan tahun, satu tahunnya sebanyak satu uqiyah.
3. PERSYARATAN - PERSYARATAN UNTUK KEABSAHAN AQAD JUAL-BELI KREDIT 
(AQAD /AKAD JUAL BELI ANGSURAN / CICILAN yang SYAR'I) 
Walaupun aqad jual-beli kredit dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan harga tunai pada dasarnya dibolehkan, tetapi ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk Keabsahannya, yang jika tidak terpenuhi , aqad ini bisa menjadi Tidak Sah, bahkan bisa menjadi Riba dan keuntungannya bisa menjadi Harta Haram.
Persyaratan-persyaratan tersebut adalah:
3.1. Aqad ini tidak dimaksudkan untuk melegalkan Riba.
Maka tidak boleh jual-beli 'inah, Juga tidak boleh dalam aqad jual-beli kredit dipisah antara harga jual tunai dan margin yang diikat dengan waktu dan bunga, karena ini menyerupai riba.

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَ
"padahal ALLAH telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba" (Al Baqarah: 275)
contoh jual-beli 'inah:
diriwayatkan bahwa istri Zaid bin Arqam bertanya kepada 'Aisyah radhiyallahu 'anhum tentang jual beli yang dia lakukan. Dia menjual budaknya kepada Zaid seharga 800 dirham dibayar tidak tunai, lalu Zaid menjual kembali budak itu kepada istrinya seharga 600 dirham tunai. Maka 'Aisyah berkata , "ini suatu jual beli yang sangat buruk, beritahukan kepada Zaid bahwa jihadnya bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah terhapus pahalanya, kecuali ia bertaubat (dari jual beli ini). (HR Daruquthni, dinyatakan hasan oleh Zaila'i) 
3.2. Barang terlebih dahulu dimiliki Penjual sebelum aqad jual beli kredit dilangsungkan.
Dari Hakim bin Hizam bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لا تبع ما ليس عندك, jangan engkau menjual barang yang belum engkau miliki,  (HR Abu Daud/ Shahih-Al Albani)
3.3. Pihak Penjual Kredit tidak boleh menjual barang yang telah dibeli tapi belum diterima dan belum berada ditangannya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
فلا تبعه حتى تقبضه, jangan engkau jual hingga barang tersebut engkau terima, (HR Ahmad/ Hasan-Imam Nawawi)
3.4.  Barang yang dijual  kredit bukan berbentuk emas, perak atau mata uang, karena ini termasuk Riba Ba'i 
الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ سَوَاءً بِسَوَاءٍ يَدًا بِيَدٍ فَإِذَا اخْتَلَفَتْ هَذِهِ الأَصْنَافُ فَبِيعُوا كَيْفَ شِئْتُمْ إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ
“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Jika jenis barang tadi berbeda, maka silakan engkau membarterkannya sesukamu, namun harus dilakukan secara kontan (tunai).” (HR. Muslim no. 1587)
3.5. Barang yang dijual secara kredit harus diterima Pembelli tunai pada saat aqad berlangsung. 
Maka tidak boleh transaksi jual beli kredit dilakukan hari ini dan barang diterima pada keesokan  harinya. Karena ini termasuk jual beli hutang dengan hutang yang diharamkan.
3.6. Pada saat transaksi dibuat harga harus satu dan jelas serta besarnya angsuran dan jangka waktunya juga harus jelas. 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang diriwayatkan Abu Hurairah radhiyallahu ,anhu
 نها رسول الله صلى عليه وسلم عن بيعتين في بيعة, Rasulullah shallallahu  ‘alayhi wasallam  melarang dua harga dalam satu transaksi (HR Nasa’i/ Shahih-Al Albani)
Potongan harga kredit disebabkan pembayaran pelunasan sebelum jatuh tempo hukumnya boleh dengan syarat pemotongan harga tidak dicantumkan pada saat aqad dilakukan. ( Majma' Al Fiqh Al Islami /  Divisi Fiqih OKI No: 64 taun 1992) - Journal islamic Fiqh Council, edisi IV, jilid 1, hal 193  
3.7. Aqad jual beli kredit harus tegas. Maka tidak boleh aqad dibuat dengan dengan cara beli sewa (leasing) 
Prinsip leasing yang diharamkan: terdapat dua aqad yang berbeda dalam satu aqad terhadap sebuah barang dalam satu jangka waktu. (HHMK cet 6 hal 413)
Adapun pada akad beli sewa Islami, hanya hukum Ijarah (sewa) yang diterapkan pada barang sewaan selama masa akad sewa. Setelah berakhir masa sewa maka pemindahan kepemilikan barang dilangsungkan berdasarkan akad baru ( jual-beli, janji hibah atau hibah yang yang dikaitkan dengan pelunasan uang sewa terakhir). (AAOIFI, Al Ma'ayir Asy Syar'iyyah, hal 122)    
3..8. Tidak boleh membuat persyaratan kewajiban membayar denda, atau harga barang menjadi bertambah, jika pembeli terlambat membayar.
Karena ini adalah bentuk riba yang dilakukan oleh orang-orang Jahiliyah dimasa Nabishallallahu  ‘alayhi wasallam.
عن جابر قال: لعن رسول الله صلى الله عليه و سلم آكل الربا وموكله وكاتبه وشاهديه، وقال: هم سواء. رواه مسلم
Dari sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan/membayar riba (nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda: “Mereka itu sama dalam hal dosanya.” (HR Muslim)
contoh Praktek Aqad Jual Beli Rumah / Kendaraan dengan Angsuran Syar'i yang telah dilaksanakan di BMB (BMT Bintaro dan/atau Mitra) adalah dengan kriteria dibawah ini;
" KRITERIA RUAS (Rumah Angsuran aqad Syar’i) BMT BINTARO (BMB) "
………………………………………………………….………………………………………..
1. Booking Fee (BF) dan Down Payment (DP) dari End Buyer dibayar ke MITRA BMB
- MITRA BMB adalah Penjual/Pemilik Rumah pada saat Aqad.  ( لا تبع ما ليس عندك, jangan engkau menjual barang yang belum engkau miliki,  HR Abu Daud/ Shahih-Al Albani).
- MITRA BMB menyerahkan Kunci/ Bagian Dokumen/ Kwitansi Kepemilikan Rumah.
( فلا تبعه حتى تقبضه, jangan engkau jual hingga barang tersebut engkau terima, HR Ahmad/ Hasan-Imam Nawawi). 
2.Harga Jual Harus Satu serta Jelas Nilai Angsuran dan Jangka Waktunya
MITRA BMB menerbitkan TOTAL Harga Jual; Nilai Angsuran; Jangka Waktu sebelum menerima Booking Fee/DP dari End Buyer.  ( نها رسول الله صلى عليه وسلم عن بيعتين في بيعة, Rasulullah shallallahu  ‘alayhi wasallam  melarang dua harga dalam satu transaksi, HR Nasa’i/ Shahih-Al Albani).
3. Jangka Waktu Maks Proses Persetujuan: 3 Bulan setelah BF/DP (Khiyar Syarat)
Jangka Waktu Proses Persetujuan Penilaian Persyaratan Pemberian Fasilitas Pembelian Cara Angsuran maksimum 3 bulan, jika tidak  disetujui akibat pembeli tidak memenuhi persyaratan administrasi maka: DP dikurangi BF dikembalikan 100%, Kepemilikan Rumah kembali kepada Penjual. ( المسلمون على شروطهم الا شرطا حرم حلالا او احل حراما, orang Islam terikat dengan persyaratan yang mereka buat, selagi tidak mengharamkan yg halal atau menghalalkan yg haram, HR Tirmidzi/ Shahih-Al Albani).
4. Tidak Dikenakan Denda Keterlambatan Pembayaran Angsuran.
( كل قرض جر منفعة فهو ربا, setiap pinjaman yg memberikan keuntungan bagi pemberi pinjaman adalah Riba, Kaidah Fikih. Al Hawi Kabir, Al  Mawardi).
5. Jika Menunggak Angsuran 3 Bulan Berturut-turut: Total Sisa Hutang menjadi Jatuh Tempo Tunai 1 hari setelah  masa  tunggakan angsuran 3 bulan berturut-turut terjadi dan Penjual Berhak  Menjual Rumah yang telah dibeli untuk Menutupi Sisa Hutang serta Sisa Penjualan Rumah dipotong Utang Dikembalikan kepada Pembeli.
Angsuran wajib dibayar pembeli sesuai tanggal jatuh tempo yg tercantum pada  aqad.
( مَطْلُ الغَنِيِّ ظُلْمٌ , يُحِلُّ عُقُوبَتَهُ وَ عِرْضَهُ, Penundaan pelunasan Hutang orang  yang mampu merupakan keZhaliman, dibolehkan menjatuhkan hukuman kepadanya dan dibolehkan mencemarkan nama baiknya, HR Bukhari).
TAHQIQ 6 Dzulhijjah 1434H
Dr. Erwandi Tarmizi, MA
MDG/BMB/14SYAWAL1434H/22AGUSTUS2013M
Daftar Pustaka :
1) Kitab Harta Haram Muamalat Kontemporer Penulis: Dr. ErwandiTarmizi, MA
2) Kitab Pengantar Fiqih Muamalat dan Aplikasinya Dalam Ekonomi Modern Penulis: Dr. Yusuf Al Subaily,
Dosen Pasca Sarjana Universitas Islam Imam Muhammad Saud, Riyadh